Selasa, 29 November 2016

Nominasi Kategori Teater Festival Teater Anak 2016




Nominasi Kategori Film Fiksi Festival Film Anak 2016







Nominasi Kategori Film Dokumenter Festival Film Anak 2016





Senin, 28 November 2016

Festival Film Anak & Festival Teater Anak 2016, Ruang Apresiasi Kreatif bagi Anak

Debutnya dimulai tahun 2008, penyelenggaraan Festival Film Anak (FFA) yang diikuti oleh anak-anak (usia di bawah 18 tahun) telah memberikan dorongan bagi anak-anak Indonesia untuk meningkatkan partisipasi mempromosikan upaya pemenuhan hak dan perlindungan bagi anak melalui media film. Tahun 2016, Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) bekerjasama dengan Sineas Film Documentaru (SFD), Teater O USU dan Opique Pictures menyelenggarakan puncak apresiasi penganugrahan Festival Film dan Teater Anak Sumut 2016 di Hotel Asean Internasional Medan (26/11/2016).

Setidaknya menuju puncak anugerah ini, penyelenggara telah melakukan delapan rangkaian kegiatan lainnya, di antaranya pendataan dan publikasi penyebaran informasi, technical meeting cinematografi dan teater anak, produksi film dan teater peserta, verifikasi berkas film, penjurian film peserta, technical meeting khusus peserta teater, pementasan dan penjurian teater, screening film peserta dan ditutup dengan penganugerahan FFA dan FTA Sumut tahun 2016.

Tahun 2016 ini, penyelenggara memilih tema “Pendidikan untuk Semua”, dan kemudian tema tersebut kemudian diturunkan menjadi enam sub tema pilihan, di antaranya: pendidikan internet baik, pendidikan bagi anak difable, pendidikan bagi anak di situasi bencana, pendidikan pencegahan kekerasan/ kejahatan terhadap anak, pendidikan alternatif bagi anak-anak marginal, pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Setidaknya sampai tahun 2016, jumlah produksi film yang pernah ikut berkompetisi dalam FFA sebanyak 162 film untuk kategori fiksi dan dokumenter. Dan kami senang dapat memberi ruang baru melalui Festival Teater Anak (FTA) agar anak terus memberikan ide, gagasan dan kreativitas dalam kontribusi pembangunan daerah yang layak anak melalui produksi film dan teater anak,” ungkap Ismail Marzuki, Ketua Panitia penyelenggara kegiatan. Ismail menambahkan penyelenggaraan FTA yang dilakukan sejak pertama kali tahun 2013 telah mementaskan 42 garapan pementasan di Sumatera Utara. Walaupun pada tahun ini peserta didominasi oleh komunitas yang berasal dari Medan, namun Ismail optimis FTA dapat terus berkembang seperti FFA.

Hal senada juga disampaikan Misran Lubis sekalu Direktur Yayasan PKPA, Misran berharap penyelenggaraan FFA dan FTA tahun depan akan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari para pihak, tidak hanya pemerintah namun juga kelompok sektor swasta, media dan organisasi masyarakat sipil lainnya.


Daftar Pemenang Festival Film Anak (FFA) Kategori Film Fiksi
  1. Terbaik Fiksi terbaik pertama dengan judul Dibawah Langit – Produksi komunitas Funtastic Time Production;
  2. Juara 2 dengan judul film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production;
  3. Juara 3 dengan judul film Naver Game Over – Produksi Forum Anak Kota Gunung Sitoli (FAKOLI);
  4. Sutradara terbaik Hardi Maulana dalam film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production;
  5. Editor terbaik M Fahreza Anzar dalam film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production;
  6. Kameramen terbaik Intan dalam film Koin-koin Surga – Produksi komunitas Theater 36 dan Medan Art Cinematografi;
  7. Pemeran Utama Pria Terbaik Primadani dalam film Pulau Terapung – Produksi komunitas Jaring Halus Production;
  8. Pameran Utama Wanita Terbaik Umi Kalsum dalam film Umi dan Dara – Produksi komunitas Theater 36 dan Medan Art Cinematografi.
 Pemenang Kategori Film Dokumenter Festival Film Anak (FFA) 2016
  1. Film Terbaik pertama dengan judul Cerdas Dalam Keunikan – Produksi Komunitas O Pictures Foundation;
  2. Juara 2 dengan judul film Generasi Cermat Berinternet Sehat – Produksi komunitas Trifa Production;
  3. Juara 3 dengan judul film Desaku Istanaku – Produksi komunitas Jaring Halus Production;
  4. Sutradara terbaik Indah dalam film Secercah Harapan di Perempatan – produksi komunitas Medan Art of Cinematografi;
  5. Editor Terbaik Muhammad Faris Robzki dalam film Generasi Cermat Berinternet Sehat – Produksi komunitas Trifa Production;
  6. Kameramen Terbaik Fasya Haliza dalam film Desaku Istanaku – Produksi komunitas Jaring Halus Production.
 Pemenang Pementasan Festival Teater Anak (FTA) 2016
  1. Teater terbaik pertama dengan judul pementasan Internet Sehat – Produksi komunitas Teater Temuga;
  2. Juara 2 dengan judul pementasan Jalanmu Sekolahku – Produksi komunitas Semut Teater;
  3. Juara 3 dengan judul pementasan Kita Punya Masa Depan – Produksi komunitas Teater Tabel;
  4. Juara Harapan dengan judul pementasan Game Merusakmu – Produksi komunitas Teater Rawit;
  5. Pemeran Utama Pria Terbaik adalah tokoh sebagai Binsar – dalam Pementasan Game Merusakmu – Produksi komunitas Teater Rawit;
  6. Pameran Utama Wanita Terbaik adalah tokoh Sebagai Ibu Guru – dalam Pementasan Internet Sehat Produksi komunitas Teater Temuga.
Penyelenggaraan Festival Film dan Teater Anak tahun ini didukung oleh Kinder Not Hilfe (KNH), PT Agincourt Resources, PT Tirta Sibayakindo, Yayasan SMILE, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Amir Hamzah, Semut Medan Talent (SMT), Indie Art Project dan Tupperware. Selain itu, beberapa media seperti DAAI TV, Radio Republik Indonesia (RRI), kabarmedan.com dan Tabloid Imaji telah berkomitmen sebagai media partner.***(CM/PR)

sumber: http://ceritamedan.com/

Penganugerahan FFA dan FTA - Pesan Sosial Melalui Film dan Teater


(Analisa/sari ramadhani) PENGHARGAAN FFA: Beberapa anak berhasil meraih penghargaan untuk editor, kameramen dan sutradara terbaik kategori film dokumenter, Sabtu (26/11).

Medan, (Analisa). Melalui film, anak-anak bisa menyam­paikan pesan sosial yang berkaitan dengan ke­hidupan mereka dewasa kini. Karya bisa bernilai lebih dari sekadar materi.
Pernyataan tersebut disampaikan Direk­tur Eksekutif Yayasan Pusat Kajian dan Per­lindungan Anak (PKPA), Misran Lubis saat gelaran Penganugerahan Festival Film Anak (FFA) dan Festival Teater Anak (FTA) di salah satu hotel di Medan, Sabtu (26/11).

Karya anak penting untuk diberi apresiasi. Karena masih usia sekolah mereka sudah mampu menghasilkan film atau tontonan yang tepat bagi usianya. Pesan yang dibuat dan disampaikan melalui film diharapkan dapat menginspirasi orang dewasa agar lebih peduli terhadap anak.
 
"Ini FFA kesembilan dan FTA ketiga. Komunitas film anak di Sumatera Utara memang luar biasa. Kami mengapresiasi seluruh komunitas dan sekolah yang berpartisipasi," ujarnya.
Pada acara bertajuk 'Pendidikan untuk Semua' itu, ia juga mengatakan PKPA sedang menggalakkan inklusi sosial dalam kehidupan anak. Dalam keadaan apa pun, pendidikan anak harus menjadi perhatian utama.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ismail Marzuki menuturkan, festival ini membe­rikan dorongan bagi anak. Tujuannya meningkatkan partisipasi mempromosikan upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui media film.

Sebanyak 162 film kategori fiksi dan dokumenter diproduksi dalam ajang FFA. Sedangkan FTA sudah menampilkan 42 pementasan di Sumut. Tahun ini peserta didominasi dari Medan.
"Kami senang dapat memberi ruang bagi anak melalui kegiatan ini. Harapannya anak terus memberikan ide dan kreativitas dalam kontribusi pembangunan daerah layak anak melalui produksi film dan teater anak," jelasnya.

Staf ahli Gubernur Sumut Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat H Aspan Sofyan menambahkan, melalui FFA dan FTA, anak dapat menciptakan tontonan sendiri yang layak dalam bentuk film dan teater. Kegiatan ini bisa menjadi peluang anak di masa depan.

Anak juga membantu distribusi penyam­paian pesan ke tengah masyarakat. Saat ini, banyak tayangan film lebih menonjolkan unsur kemewahan, hedonisme, konsu­me­risme, kekerasan dan pornografi yang tidak se­suai dengan anak.

Berkarya melalui film dan teater dapat membangkitkan sikap percaya diri, jujur dan berprestasi pada diri anak. Hal-hal positif seperti ini harus terus dikembangkan. "Kami akan mendukung kegiatan ini untuk melahirkan insan film berkualitas di Indonesia, khususnya Sumut. Mudah-mudahan ke depannya mendapat tempat di masyarakat," pungkasnya. (dani)

sumber: http://harian.analisadaily.com/ 

Festival Film Anak dan Festival Teater Anak 2016 Ruang Apresiasi Kreatif Bagi Anak


MEDAN, KabarMedan.com | Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) bekerjasama dengan Sineas Film Documentaru (SFD), Teater O USU, dan Opique Pictures, menyelenggarakan puncak apresiasi penganugrahan Festival Film dan Teater Anak Sumut 2016, yang digelar di Hotel Asean Internasional, Sabtu (26/11/2016).

Sejak mulai diadakan pada tahun 2008, penyelenggaraan Festival Film Anak (FFA) yang diikuti oleh anak-anak usia dibawah 18 tahun, telah memberikan dorongan bagi anak-anak Indonesia untuk meningkatkan partisipasi mempromosikan upaya pemenuhan hak dan perlindungan bagi anak melalui media film.

Setidaknya menuju puncak anugerah ini, penyelenggara telah melakukan delapan rangkaian kegiatan lainnya, diantaranya pendataan dan publikasi penyebaran informasi, technical meeting cinematografi dan teater anak, produksi film dan teater peserta, verifikasi berkas film, penjurian film peserta, technical meeting khusus peserta teater, pementasan dan penjurian teater, screening film peserta dan ditutup dengan penganugerahan FFA dan FTA Sumut tahun 2016.

Untuk tahun 2016 ini, penyelenggara memilih tema “Pendidikan untuk Semua”, dan kemudian tema tersebut kemudian diturunkan menjadi enam sub tema pilihan, diantaranya pendidikan internet baik, pendidikan bagi anak difable, pendidikan bagi anak di situasi bencana, pendidikan pencegahan kekerasan/kejahatan terhadap anak, pendidikan alternatif bagi anak-anak marginal, pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Setidaknya sampai tahun 2016, jumlah produksi film yang pernah ikut berkompetisi dalam FFA sebanyak 162 film untuk kategori fiksi dan dokumenter. Dan kami senang dapat memberi ruang baru melalui Festival Teater Anak (FTA) agar anak terus memberikan ide, gagasan dan kreatifitas dalam kontribusi pembangunan daerah yang layak anak melalui produksi film dan teater anak,” kata Ismail Marzuki, selaku Ketua Panitia penyelenggara kegiatan.

Ismail menambahkan, penyelenggaraan FTA yang dilakukan sejak pertama kali tahun 2013 telah mementaskan 42 garapan pementasan di Sumatera Utara. Walaupun pada tahun ini peserta didominasi oleh komunitas yang berasal dari Medan, namun Ismail optimis FTA dapat terus berkembang seperti FFA.

Hal senada juga disampaikan Misran Lubis selaku Direktur Yayasan PKPA, Misran berharap penyelenggaraan FFA dan FTA tahun depan akan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari para pihak, tidak hanya pemerintah namun juga kelompok sektor swasta, media dan organisasi masyarakat sipil lainnya (indokPKPA). [KM-01]

Berikut Daftar Pemenang Festival Film Anak (FFA) 2016
Kategori Film Fiksi:
  1. Terbaik Fiksi terbaik pertama dengan judul Dibawah Langit – Produksi komunitas Funtastic Time Production
  2. Juara 2 dengan judul film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production
  3. Juara 3 dengan judul film Naver Game OverProduksi Forum Anak Kota Gunung Sitoli (FAKOLI)
  4. Sutradara terbaik Hardi Maulana dalam film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production
  5. Editor terbaik M Fahreza Anzar dalam film Kelas Debu – Produksi komunitas Ecek-ecek Production
  6. Kameramen terbaik Intan dalam film Koin-koin Surga – Produksi komunitas Theater 36 dan Medan Art Cinematografi
  7. Pemeran Utama Pria Terbaik Primadani dalam film Pulau Terapung – Produksi komunitas Jaring Halus Production
  8. Pameran Utama Wanita Terbaik Umi Kalsum dalam film Umi dan Dara – Produksi komunitas Theater 36 dan Medan Art Cinematografi
Kategori Film Dokumenter:
  1. Film Terbaik pertama dengan judul Cerdas Dalam Keunikan – Produksi Komunitas O pictures Foundation
  2. Juara 2 dengan judul film Generasi Cermat Berinternet Sehat – Produksi komunitas Trifa Production
  3. Juara 3 dengan judul film Desaku Istanaku – Produksi komunitas Jaring Halus Production
  4. Sutradara terbaik Indah dalam film Secercah Harapan di Perempatan – produksi komunitas Medan Art of Cinematografi
  5. Editor Terbaik Muhammad Faris Robzki dalam film Generasi Cermat Berinternet Sehat – Produksi komunitas Trifa Production
  6. Kameramen Terbaik Fasya Haliza dalam film Desaku Istanaku – Produksi komunitas Jaring Halus Production
Dan Berikut Pemenang Pementasan Festival Teater Anak (FTA) 2016
  1. Teater terbaik pertama dengan judul pementasan Internet Sehat – Produksi komunitas Teater Temuga
  2. Juara 2 dengan judul pementasan Jalanmu Sekolahku – Produksi komunitas Semut Teater
  3. Juara 3 dengan judul pementasan Kita Punya Masa Depan – Produksi komunitas Teater Tabel
  4. Juara Harapan dengan judul pementasan Game Merusakmu – Produksi komunitas Teater Rawit
  5. Pemeran Utama Pria Terbaik adalah tokoh sebagai Binsar – dalam Pementasan Game Merusakmu – Produksi komunitas Teater Rawit
  6. Pameran Utama Wanita Terbaik adalah tokoh Sebagai Ibu Guru – dalam Pementasan Internet Sehat Produksi komunitas Teater Temuga

sumber: http://kabarmedan.com/


Minggu, 27 November 2016

Perkembangan Film Anak di Medan Pesat


Melihat sukses Festival Film Anak (FFA) VIII pada tahun 2015, Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) kembali menyelenggarakan FFA tahun 2016 yang memperlombakan film dengan kategori fiksi dan dokumenter. Gelaran ini telah memunculkan banyak sineas muda dari kalangan pelajar, terutama di Kota Medan, sehingga telah mempengaruhi perkembangan film anak di kota ini. Panitia FFA, Ayu Lestari, mengakui pesatnya perkembangan film anak di Kota Medan.

"Lumayan pesat. Mengalami peningkatan di dua-tiga tahun terakhir. Awalnya komunitas film di Medan sangat sedikit, namun dari tahun ke tahun semakin banyak bermunculan, orang-orang semakin berantusias membuat komunitas film.

Dibuktikan dengan tahun ini ada 16 film yang mengikuti ajang FFA dari beberapa komunitas dan sekolah," kata Ayu, pada acara screening film pesertaFFA 2016 di Gedung Smile, Perumahan Bumi Seroja Permai, Jalan Gagak Hitam Medan Sunggal, Senin (7/11).

Dan secara kualitas, menurutnya, dari tahun ke tahun juga semakin baik, walau tetap utuh waktu untuk mencapai level yang lebih baik lagi. "Di tahun ini ada 16 film yang ikut FFA, namun tiga di antaranya berasal dari luar Medan seperti Tapanuli dan Nias. Beberapa nama komunitas yang mengikuti ajang bergengsi adalah Ecek-ecek Production, Wise Production, Teenage Picture, Trifa Production, Jaring Halus Production, dan lainnya," paparnya.

Mungkin, dari beberapa komunitas itu masih asing bagi kita. Tentu saja, dikarenakan komunitas-komunitas tersebut baru terbentuk untuk mengikuti FFA tahun ini. Sesuai ketentuan panitia dalam technical meeting 3 September 2016 di SMKN 9 Medan, dikatakan bahwa film yang diperlombakan harus benar-benar dibuat anak-anak dengan batas usia 15-21 tahun. Dengan jumlah kru minimal 3 orang dan maksimal 15 orang.

Setelah semua film terkumpul pada 31 Oktober 2016, PKPA menggelar acara screening selama dua hari, 7-8 November 2016. Ayu Lestari menjelaskan, tujuan screening ini adalah supaya para peserta bisa saling bertemu dan melihat hasil film peserta lain. "Di sini mereka juga bisa saling tanya jawab tentang pembuatan film. Kalau nantinya tiba waktu penghargaan, mereka bisa menilai sendiri alasan satu film bisa menang, jadi mereka bisa merasa fair," jelasnya.

Disebutkan pula, sebelum screening digelar, dua hari sebelumnya telah dilakukan penjurian oleh lima orang juri yang ahli di bidangnya, di Gedung PKPA.Sementara saat yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta adalah hari penghargaan FFA yang direncanakan 26 November 2016.Sebagaimana diketahui, pada tahun 2015, juara FFA kategori dokumenter adalah film berjudul 'Aku Ingin Pulang' karya anak-anak SMK Broadcasting Bina Creative (BBC) Medan. Untuk tahun ini, kira-kira film mana ya yang akan keluar sebagai juara? (peny eriska/seftya)
 
sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/

Penganugerahan FFA dan FTA 2016 Telah Berakhir, Berikut Daftar Pemenangnya

TABLOIDIMAJI.COM, MEDAN PETISAH – FFA dan FTA 2016 telah diselenggarakan di Hotel ASEAN Internasional, Sabtu (26/11/2016). Dimulai pada tahun 2008, penyelenggaraan Festival Film Anak (FFA) diikuti khusus anak-anak yang berusia di bawah 18 tahun. Hal itu untuk memberikan dorongan kepada anak-anak untuk meningkatkan partisipasi mempromosikan upaya pemenuhan hak dan perlindungan bagi anak melalui media film.

Ismail Marzuki, Ketua Panitia mengataka bahwa Festival Teater Anak pun mulai diikutkan dalam kategori pada tahun 2013. “Kami senang dapat memberi ruang baru melalui FFA dan FTA 2016 agar anak terus memberikan ide, gagasan, dan kreatifitas dalam kontribusi pembangunan daerah yang layak anak melalui produksi film dan teater anak,” kata Ismail. Sampai 2016, jumlah produksi film yang mengikuti kompetisi dalam FFA sebanyak 162 film.

Berikut daftar pemenang FFA dan FTA 2016 dari berbagai kategori.
Pemenang Festival Film Anak Kategori Film Fiksi:
– Terbaik fiksi dengan judul Dibawah Langit, produksi komunitas Funtastic Time Production.
– Sutradara Terbaik diraih Hardi Maulana, Film Kelas Debu. Produksi komunitas Ecek-ecek Production.
– Editor Terbaik diraih M. Fahreza Anzar, film Kelas Debu. Produksi komunitas Ecek-ecek Production.
– Kameramen terbaik diraih Intan, film Koin-Koin Surga – Produksi komunitas Teater 36 dan Medan Art Cinematografi.
– Pameran Utama Pria terbaik diraih Promadani, film Pulau Terapung. Produksi komunitas Jaring Halus Production.
– Pameran Utama Wanita Terbaik diraih Umi Kalsum, film Umi dan Dara. Produksi komunitas Theater 36 dan Medan Art Cinematografi.
Kemudian, untuk pemenang kategori Film Dokumenter Festival Film Anak 2016:
– Film terbaik pertama dengan judul Cerdas Dalam Keunikan – Produksi O Pictures Foundation.
– Sutradara Terbaik diraih Indah, film Secercah Harapan di Perempatan. Produksi komunitas Medan Art Cinematografi.
– Editor Terbaik diraih Muhammad Faris Robzki, film Generasi Cermat Berinternet Sehat. Produksi komunitas Trifa Production.
– Kameramen Terbaik diraih Fasya Haliza, film Desaku Istanaku. Produksi komunitas Jaring Halus Production.
Selanjutnya, untuk kategori Pementasan Festival Teater Anak 2016
– Teater terbaik pertama dengan judul pementasan Internet Sehat. Produksi komunitas Teater Temuga
– Pemeran Utama Pria terbaik diraih oleh tokoh Binsar dalam pementasan Game Merusakmu. Produksi komunitas Teater Rawit.
– Pameran Utama Wanita diraih oleh tokoh Ibu Guru dalam pementasan Internet Sehat. Produksi komunitas Teater Temuga.

Selamat buat para pemenang! (MON)

sumber: TABLOIDIMAJI.COM

Sore Ini, Penghargaan FFA dan FTA 2016 Berlangsung Di Hotel ASEAN Medan


TABLOIDIMAJI.COM, MEDAN PETISAH – Penganugerahan Festival Film Anak dan Festival Teater Anak 2016 diselenggarakan untuk mengapresiasi kreasi seni anak muda dalam bidang sinematografi dan teater. Acara yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dilaksanakan di Hotel ASEAN Internasional Medan, Sabtu (26/11/2016).

Penganugerahan ini mengusung tema ‘Pendidikan Untuk Semua’. Tak hanya komunitas yang ada di Medan, beberapa komunitas dari berbagai daerah turut meramaikan acara penganugerahan ini mulai dari komunitas film anak dari Batang Toru hingga komunitas film anak dari Nias.

Direktur Eksekutif PKPA, Misran Lubis mengapresiasi animo sinematografer muda saat ini. “Secara kualitas, persaingan komunitas film anak saat ini semakin ketat,” ujar Misran dalam penyampaiannya. “Momen penting dari penganugerahan ini adalah karya,” lanjutnya. Ia berharap siapapun pemenangnya, tidak mematahkan semangat yang kalah untuk selalu tetap berkreasi.

Beberapa nominasi diperlombakan pada Penganugerahan FFA & FTA 2016. Kategorinya antara lain photo booth contest, film fiksi 2016, aktor dan aktris terbaik berbakat, film fiksi, film dokumenter terbaik, dan kategori teater anak 2016.

Acara penganugerahan ini dibuka oleh Staf ahli Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Aspan Sofian. Beberapa perusahaan dan komunitas mendukung acara ini diantaranya oleh Opique Pictures, SFD, Kinder Not Life, Agincourt Resources, AQUA, YPI Amir Hamzah, Tupperware, indieART project, SEMUT, dan Smile. (MON)

 sumber :  TABLOIDIMAJI.COM

16 Film Lolos di Festival Film Anak 2016

Sebanyak 16 Film dari 15 Komunitas yang ada di Sumatera Utara lolos seleksi di Festival Film Anak 2016. Dalam kegiatan Screening Film FFA 2016, film yang rata-rata berdurasi 15 menit itupun telah diputar selama dua hari, 7-8 November 2016 di Gedung Smile Komplek  Bumi Seroja Permai Sunggal.

Acara tahunan ini pun turut dihadiri komunitas yang filmnnya masuk dalam nominasi FFA 2016 seperti Ecek-Ecek Production, Wise Production, Medan Art of Cinematografi dan Fantastic Time Production. “Acara ini dimulai pada tahun 2008, ini merupakan festival yang kesembilan di tahun 2016 ini, dengan meloloskan 16 film dari 15 komunitas yang ada di Sumatera Utara, baik film fiksi maupun dokumenter,” tutur Ismail, Selasa (8/11/2016).

Lannjutnya, dari tahun 2008 hingga sekarang, terhitung ada 50 komunitas yang turut berpartisipasi dan menciptakan karya-karya yang film yang baik. “Ada sekitar 50 komunitas yang mana komunitas tersebut rata-rata masih berusia dibawah 18 tahun yang terlibat dalam pembuatan film-film ini. Sedangkan dari 2008 – 2016 sudah ada 152 film yang sudah dihasilkan dari komunitas-komunitas ini,” tambah Ismail. Malam puncak penganugerahan FFA 2016 akan berlangsung di Hotel Asean pada Sabtu (26/11/2016) mendatang. (VER)

sember : TABLOIDIMAJI.COM

Rabu, 23 November 2016

FFA 2016 Diikuti 16 Film Fiksi dan Dokumenter

Laporan Wartawan Tribun Medan/Hendrik Naipospos
Pemenang Apresiasi Festival Film Anak 2015.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Pusat Kajian dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Opique Pictures dan Sineas Film Documentary akan menggelar malam Penganugrahan Festival Film Anak 2016 bertajuk Education for All di Ballroom Hotel Asean, Medan, 26 November mendatang.

Festival Film Anak ini merupakan festival film yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2008 lalu. Mewakili panitia, Muhammad Taufik Pradana menyebutkan, bahwa acara ini merupakan ruang kreasi yang diperuntukkan khusus kepada anak. "Di sini anak yang berkarya, anak yang berpesan. Seluruh proses harus dilaksanakan oleh anak. Usia maximal itu 18 tahun. Jadi pelajar SMA masih bisa mengikuti acara ini," kata Taufik saat dihubungi, Rabu (24/11/2016).

Ia mengatakan, peran orang dewasa cukup dibatasi dalam festival film ini. Taufik menegaskan, apabila diketahui pembuatan film merupakan mayoritas karya orang dewasa maka film tersebut otomatis gugur.
"Peranan orang dewasa hanya sebatas pendamping. Sebagai talent boleh, apabila memang memerankan sosok orang dewasa. Bukan sebagai editor, juru kamera, dan lainnya," sambungnya.

Festival kali ini mengikutsertakan 12 film fiksi dan empat film dokumenter dengan durasi maksimal 15 menit.
Untuk film fiksi, anugerah akan diberikan kepada film, sutradara, editor, juru kamera, pemeran pria dan wanita terbaik. Sedangkan untuk film dokumenter akan diberikan anugrah kepada film, sutradara, juru kamera dan editor terbaik.

Tak hanya oleh anak berdomisili di Medan. Berbagai anak di kabupaten dan kota lain di Sumut juga turut berpartisipasi dalam acara ini. "Ini festival film tingkat provinsi. Anak di Kabupaten Langkat, Nias, Medan, Batubara mengirimkan karyanya. Jadi tak sebatas Medan," ujarnya mengakhiri. 

sumber: tribun-medan.com

Sabtu, 05 November 2016

Wow, Anak 13 Tahun Ini Sutradarai Sebuah Film Pendek

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tak hanya digandrungi kaum remaja dan masyarakat dewasa, perfilman kini turut diramaikan oleh karya kreatif anak-anak Indonesia. Seperti halnya Imam Syuhada As-Salim, anak dari Ibrahim dan Kurnia Sari Mulia yang berdomisili di Kecamatan Medan Marelan.
Imam menyutradarai sebuah film dokumenter pendek yang menceritakan kisah anak berkebutuhan khusus.
"Film ini berdurasi 15 menit 3 detik berjudul Cerdas dalam Keunikan. Ini ide Imam, dan dibantu teman yang lain di LPPA (Lembaga Peduli Pendidikan Anak). Kami bercerita mengenai anak berkebutuhan khusus, menerima mereka dengan segala kekurangan dan kelebihan," kata Imam kepada www.tribun-medan.com di Biro Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Sabtu (5/11/2016).
 
Pembuatan film ini dibantu oleh dua adik kandungnya, Malikul Soleh As-Salim dan Amirul Musthofa As-Salim. Imam menyebutkan, bahwa proses pembuatan film ini berlangsung sekitar satu bulan. "Film ini selesai 27 Oktober 2016 lalu. Adik saya Malikul Soleh As-Salim bertindak sebagai penulis naskah dan Amirul Musthofa As-Salim sebagai juru kamera," sambungnya. 

Rencananya film ini akan diperlombakan dalam Festival Film Anak 2016, di mana acara puncaknya akan digelar pada 12 November 2016 mendatang.

Biofile:
Nama: Imam Syuhada As-Salim
Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 15 Mei 2003
Alamat: Jalan Burung 3, Kompleks Andalas Medan
Nama Orang Tua
     Ayah : Ibrahim
     Ibu    : Kurnia Sari Mulia
 
Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan

Begini Kisah Bocah 13 Tahun, hingga Dapat Sutradarai Sebuah Film

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bocah 13 tahun, Imam Syuhada As-Salim, mengenal dunia perfilman sejak Februari 2016 lalu.

Perkenalan ini terjadi  sesaat ia tergabung dalam Lembaga Peduli Pendidikan Anak (LPPA).
LPPA merupakan lembaga pendidikan yang dibentuk oleh kedua orang tua Imam, yakni Ibrahim dan Kurnia Sari Mulia sekitar 2007.
 
Kurnia Sari Mulia menyebutkan, bahwa LPPA memiliki program Sugesti Pagi yang merangsang daya pikir anak-anak. "Setiap pagi mereka kita minta untuk memikirkan cita-citanya. Setelah itu kita petakan bagaimana mencapai cita-cita itu. Imam sendiri tidak bercita-cita menjadi sutradara. Tapi ada kesempatan mencoba, kenapa ditolak, ini juga upaya pencarian jati diri," sebut Kurnia kepada www.tribun-medan.com di Biro Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Sabtu (5/11/2016).

Kurnia menjelaskan, bahwa kesempatan mencoba menjadi sutradara film terjadi saat LPPA dihadiri sineas Medan, Taufik Pradana yang tergabung dalam Opique Pictures. Taufik mengajarkan anak-anak LPPA mengenai teknik fotografi yang berkelanjutan ke desain grafis, editing, hingga perfilman. "Awalnya anak-anak hanya fotografi, tapi berlanjut terus sampai didampingi pembuatan film pendek berjudul Cerdas dalam Keunikan. Film ini baru selesai 27 Oktober lalu," sambungnya.

Imam menyebutkan, setelah mendapat bimbingan dari Taufik dirinya mulai mencintai proses perfilman. Imam memproduksi film ini dengan handycam, dan proses editing mempergunakan aplikasi Corel Video Studio.
"Mulai suka, kedepannya mau mencoba buat film lagi," kata Imam. Film ini menceritakan kisah anak berkebutuhan khusus yang akan diperlombakan dalam Festival Film Anak.

Biofile:
Nama: Imam Syuhada As-Salim
Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 15 Mei 2003
Alamat: Jalan Burung 3, Kompleks Andalas Medan
Nama Orang Tua
     Ayah : Ibrahim
     Ibu    : Kurnia Sari Mulia

(cr2/tribun-medan.com)
Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan

Kamis, 01 September 2016

Daftarkan Segera, Menuju Festival Film Anak dan Festival Teater Anak 2016



Halo sobat sineas film dan teater, gelaran FFA dan FTA 2016 telah dimulai, siapkan tim dan peralatan yah..
 Ayo bergegas memproduksi film anak dan teater anak, silahkan cek syarat perlombaan dan tahapan penjurian.

TEMA : PENDIDIKAN UNTUK SEMUA (EDUCATION FOR ALL)
SUB TEMA :
            1. Pendidikan bagi anak difable
            2. Pendidikan bagi anak di Situasi Bencana
            3. Pendidikan pencegahan kekerasan/kejahatan terhadap anak
            4. Pendidikan alternatif bagi anak-anak marginal
            5. Pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba
            6. Pendidikan internet sehat

SYARAT PESERTA FILM (DOKUMENTER/FIKSI) :
- Peserta adalah tim yang terdiri dari minimal 3 orang anak (usia 6 - 18 tahun) berdomisili di wilayah Sumatera Utara
- Tim didampingi seorang dewasa (mis : guru/orang tua/staf lembaga pendamping anak)
- Seluruh proses produksi film dilakukan oleh anak (orang dewasa hanya sebagai pembimbing)
- Pemenang dapat dibatalkan jika terbukti film tidak diproduksi oleh anak
- Peserta wajib mengisi formulir dan mengikuti tahapan kegiatan FFA

SYARAT FILM :
- Film harus sesuai dengan tema yang ditentukan oleh panitia FFA
- Peserta wajib menyerahkan sinopsis yang menggambarkan keseluruhan cerita (min : 1 (satu) halaman A4)
- Film berdurasi maksimal 15 menit
- Film tidak mengandung unsur sara, pornografi/pornoaksi, tidak memvisualkan kekerasan, tidak menunjukkan narkoba dan rokok, tidak melanggar hak cipta orang lain baik secara audio maupun visual
- Panitia FFA (PKPA) mendapatkan hak publikasi dan sewaktu-waktu dapat mengambil seluruh atau sebagian isi film untuk promosi hak anak
- Hak cipta tetap pada peserta
- Karya film harus original dan diproduksi antara tahun 2015 - 2016
- Film yang telah diserahkan kepada panitia tidak dapat diambil kembali
- 1 (satu) tim produksi boleh mengirimkan karya maksimal 2 (dua) film
- Karya film dikirimkan ke sekertarian FFA dalam format DVD atau AVI
  sebelum masa pendaftaran berakhir

SYARAT PESERTA TEATER :
- Peserta adalah tim yang terdiri dari maksimal 15 anak (usia 6 - 18 tahun) berdomisili di wilayah Sumatera Utara
- Tim didampingi seorang dewasa (mis : guru/orang tua/staf lembaga pendamping anak/pelatih/dsb)
- Seluruh produksi teater dilakukan oleh anak (orang dewasa hanya sebagai pembimbing)
- Peserta wajib mengisi formulir dan mengikuti tahapan kegiatan FTA

SYARAT NASKAH TEATER :
- Naskah teater bebas, namun harus sesuai dengan tema dan sub tema yang ditentukan oleh panitia FFA
- Naskah tidak mengandung unsur sara, pornografi/pornoaksi
-  Pertunjukan teater tidak memvisualkan kekerasan, tidak menunjukkan narkoba dan rokok, serta adegan yang memvisualkan pornografi
- Peserta wajib menyerahkan sinopsis yang menggambarkan keseluruhan cerita/naskah (min : 1 (satu) halaman A4) sebanyak 5 (lima) rangkap
- Peserta wajib menyerahkan 5 (lima) jilid naskah pada technical meeting kedua.
- Peserta wajib menyerahkan daftar susunan pemain, dan staf produksi masing-masing 5 (lima) rangkap pada technical meeting kedua

TAHAPAN PENJURIAN  :
- Technical meeting cinematografi dan teater Anak (03 September 2016)
- Mini Workshop Class
- Deadline dan verifikasi berkas film (13 Oktober 2016)
- Penjurian FFA
- Screening film
- Pementasan dan Penjurian FTA
- Penganugerahan FFA dan FTA Sumut tahun 2016 (29 Oktober 2016)

SEKRETARIAT FFA / KANTOR PKPA :
Jalan Abdul Hakim No. 5A Pasar 1 Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Telepon : 62.61. 8211117, 8200170  Fax : 62.61. 8213009
Informasi dan Pendaftaran :  Phone : 082304007061 (Ayu), FB : festivalfilmanak
LINE : ismailalmariza, WA : 082369644244 (ismail), BBM : 5968FB2F (Ismail)

Kamis, 25 Agustus 2016

Festival Film Anak dan Festival Teater Anak 2016


Halo sobat sineas film dan teater, kalau semalam kita sudah share persyaratan untuk film. Hari ini kita akan share persyaratan untuk peserta FTA ya...

Semalam juga ada beberapa pertanyaan terkait film, nah film yang diperlombakan di FFA 2016 ini meliputi 2 kategori, fiksi dan dokumenter, jadi buat teman-teman yang sudah pernah produksi film selama kurun waktu 2015-2016 dan belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain, bisa ikutan. Dan kalau belum bikin, ayo buruan dikerjakan karna masih ada waktu hingga tanggal 13 Oktober 2016.

Yang semangat ya kawan-kawan...
Halo sobat sineas film dan teater, kalau semalam kita sudah share persyaratan untuk film. Hari ini kita akan share persyaratan untuk peserta FTA ya...

Semalam juga ada beberapa pertanyaan terkait film, nah film yang diperlombakan di FFA 2016 ini meliputi 2 kategori, fiksi dan dokumenter, jadi buat teman-teman yang sudah pernah produksi film selama kurun waktu 2015-2016 dan belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain, bisa ikutan. Dan kalau belum bikin, ayo buruan dikerjakan karna masih ada waktu hingga tanggal 13 Oktober 2016.
Yang semangat ya kawan-kawan...

Sabtu, 09 Juli 2016

Jasa Pembuatan Video Film dan Sinema

Jasa Video Company Profile
Setiap perusahaan wajib memiliki company profile guna mewakili citra dari perusahaan Selain dapat meningkatkan citra perusahaan, video company profile menjadi alat promosi efektif dan terjangkau. Selain itu video company profile bertujuan agar masyarakat menjadi lebih mengetahui lebih jelas dan detail mengenai perusahaan tersebut, memudahkan perushaan tersebut ketika akan melakukan publikasi atau promosi kepada pihak lain untuk bekerja sama dan menampilkan ciri khas dan keunggulan dari perusahaan tersebut.


Jasa Video Wedding
Moment yang paling tidak akan terlupakan dalam hidup anda akan kami kemas menjasi Video Wedding yang akan kami kemas dari awal peralanan anda dari mulai bertemu dan awal acara bisa kami sajikan menjadi video wedding yang akan selalu di kenang sepanjang hidup anda dan pasangan anda, kami juga menyediakan secara live saat acara anda berlangsung baik di dalam gedung maupun di luar gedung. Jadikan moment penting anda menjadi lebih berkesan. untuk jelasnya bisa kontak kita.


Jasa Video Annual Report / Video Presentasi
Memudahkan presentasi dan pertanggung jawaban dalam visualisasi sebuah video. sehingga mudah untuk dimengerti, selainitu juga dapat memberikan gambaran secara lebih nyata tentang proses kerja, alur manajemen, alur kerja administasi, produksi hingga pada pemasaran yang dapat disertai dengan animasi, grafis yang menarik.


Jasa Video Training
Memudahkan dan memberikan dukungan dalam proses pelatihan (training) pada sebuah perusahaan, dalam memberikan program pendidikan bagi karyawan dalam jumlah besar. Dimana bila ditinjau dari segi efisiensi waktu serta biaya.


Jasa Video Dokumentasi
Adalah mendokumentasikan semua kegiatan dari acara. Video dokumentasi tidak hanya sekedar merekam sebuah moment bersejarah, namun juga penting untuk merekam sebuah “perjalanan” sebuah pekerjaan, sebagai contoh sebuah proyek pembangunan yang waktu pengerjaannya dalam jangka waktu yang panjang.



Jasa Video Iklan Televisi
Membuat desain produk maupun video iklan yang bisa dipublikasikan di televisi maupun media lain atau hanya sebagai pegangan marketing perusahaan dalam memasarkan produk. kami juga menyediakan layan untuk iklan layanan msyarakat.



Jasa Video Program Acara Televisi
Membuat program acara televisi yang sedang dibutuhkan oleh stasiun televisi bentuk tayangan bisa bervariasi antara lain talk show, kuis, variety show, reality show dan lain – lain. talk show juga bisa menjadi media promosi perusahaan anda untuk meningkatkan kepercayaan kepada calon pembeli anda bisa anda konsultasikan kepada kami



Jasa Film Production
Memproduksi film berdurasi panjang maupun pendek yang disesuaikan dengan permintaan client, maupun televisi sebagai media pemasaran. Selain itu juga memproduksi film untuk televisi (FTV).

 

 


 

 

jalan Adam Malik gang Slamat No 21 Medan Petisah
Opique Pictures 0831 9725 0111

Kamis, 30 Juni 2016

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Tidak Maksud Bertanya) part 3

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Tidak Maksud Bertanya) part 3 

Memahami maksud kata tanya 5W1H yang berfungsi sebagai kata sambung terhadap Have Been - Has Been dalam kalimat (Tidak Maksud Bertanya).


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Maksud Bertanya) part 2

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Maksud Bertanya) part 2 

  Memahami maksud dan cara bertanya menggunakan Have Been - Has Been bersama kata tanya 5W1H.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Apa itu Have Been - Has Been part 1

Apa itu Have Been - Has Been part 1 

 Memahami maksud atau arti Have Been - Has Been ketika diucapkan saat berkomunikasi.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Minggu, 26 Juni 2016

Have - Has bersama 5W1H (Tidak Bertanya) part 3

Have - Has bersama 5W1H (Tidak Bertanya) part 3
  
Memahami maksud kata tanya 5W1H yang berfungsi sebagai kata sambung terhadap Have -Has dalam kalimat (Tidak maksud Bertanya).


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453 (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Maksud Bertanya) part 2

Have Been - Has Been bersama 5W1H (Maksud Bertanya) part 2

 
  
Memahami maksud dan cara bertanya menggunakan Have Been - Has Been bersama kata tanya 5W1H.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Memahami maksud Have - Has part 1

Memahami maksud Have - Has part 1 

Memahami maksud atau arti Have - Has ketika digunakan dalam berbicara.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Sutopo (5) # Jalan Kaswari,Mancasan Lor RT 03 RW 15 No 75 condong catur, depok Sleman Yogyakarta 55283

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Rabu, 22 Juni 2016

Reflexive Pronoun - Kata Ganti Diri Sendiri

Reflexive Pronoun - Kata Ganti Diri Sendiri 

  

Reflexive Pronoun yaitu cara menyatakan dalam Bahasa Inggris atas sebuah kegiatan ataupun perlakuan yang dilakukan oleh diri sendiri.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali (10) # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Possessive Pronoun - Kata Ganti Kepunyaan

Possessive Pronoun - Kata Ganti Kepunyaan  

 Possessive Pronoun yaitu Cara Menyatakan Kepemilikan dalam Bahasa Inggris atas suatu benda yang dimiliki.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali (10) # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Personal Pronoun - Kata Ganti Benda

Personal Pronoun - Kata Ganti Benda

 Personal Pronoun adalah Menyebutkan nama benda dengan kata gantinya seperti : "Dia', "Kami", "Kita", "Mereka", "Saya", "-nya" yang sering diucapkan dalam percakapan Bahasa Inggris.


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453  (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali (10) # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)

Sabtu, 18 Juni 2016

Gerund ( Compound Noun ) - part 2

Gerund ( Compound Noun ) - part 2 

 Memahami Gerund dalam bentuk gabungan kata (Gerund yang terdiri dari 2 kata).


Bagaimana Cara Pemesanan Buku The Easiest of Fa n Pi

Lewat SMS

Dengan format SMS Sebagai Berikut ini :
Opique#Nama Buku (jumlah) # Nama # No Hp # Alamat Lengkap (Jalan,RT/RW,No Rumah). Kecamatan,Kota/Kab,Provinsi (Kodepos)
Kirim Ke : 0813 7502 8453 (Faisal Amri)

Contoh :

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Jika Buku yang sahabat beli lebih dari 1:

Contoh:

Opique # The Easiest of Fa n Pi # Ali (10) # Jalan Adam Malik Gang Slamat No. 21 Medan Sumatera Utara 20113

Ingin Bertanya dulu silahkan kontak dibawah ini :

SMS  0813 7502 8453 (Faisal)